Minggu, 12 Mei 2013

1.Masukkan CD Installer ke perangkat CD / DVD-ROM dan reboot komputer untuk boot dari CD.
Tunggu sampai CD termuat ...

2.Anda akan melihat wallpaper dan jendela instalasi. Pilih bahasa dan klik tombol "Install Ubuntu 10.04
LTS" untuk melanjutkan ..



3.Layar kedua akan menampilkan peta bumi. Setelah pemilihan lokasi, waktu sistem akan menyesuaikan.
Klik tombol "Forward" setelah Anda memilih lokasi yang Anda inginkan ..
4.Pada layar ketiga, Anda dapat memilih layout keyboard yang diinginkan.
Klik tombol "Forward" bila Anda telah selesai dengan konfigurasi keyboard ...
5.Anda memiliki empat pilihan di sini:
  Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya Windows XP) dan Anda ingin sistem dual boot, pilih :
  1. Pilihan pertama : "Instal mereka berdampingan, memilih di antara mereka pada setiap startup."
  2. Pilihan Kedua : "Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin agar installer secara otomatis mempartisi hard drive Anda, pilih pilihan kedua, "Gunakan seluruh disk (Use entire disk)"
  3. Pilihan Ketiga : "Gunakan ruang terbesar bebas terus-menerus" dan akan menginstal Ubuntu 10.04 di ruang unpartitioned pada hard drive yang dipilih.
  4. Pilihan Keempat : "Tentukan partisi secara manual" dan dianjurkan HANYA untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus atau memformat hard drive dengan filesystem lain dari yang default. Tetapi juga dapat digunakan untuk menciptakan partisi / home, yang sangat berguna jika Anda menginstal ulang seluruh sistem.

6.Tabel partisi akan terlihat seperti gbr di atas. Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan instalasi ...
7.Pada layar ini, isi kolom dengan nama asli Anda, nama yang ingin Anda gunakan untuk login di Ubuntu
OS (juga dikenal sebagai username yang akan diminta untuk log in ke sistem), password dan nama
komputer (secara otomatis, tetapi bisa ditimpa).
8.Juga pada langkah ini, ada sebuah opsi bernama "Login secara otomatis". Jika Anda mencentang kotak
pada pilihan ini, Anda akan secara otomatis login ke desktop Ubuntu. Klik tombol "Forward" tombol
untuk melanjutkan ...
9.Ini adalah langkah akhir instalasi. Klik tombol “Install”.
10.Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx) akan terinstall...
11.Setelah beberapa menit (tergantung spesifikasi komputer Anda), sebuah jendela pop-up akan muncul,
yang memberitahukan bahwa instalasi selesai, dan Anda harus me-restart komputer untuk
menggunakan sistem operasi Ubuntu yang baru diinstal. Klik tombol "Restart Now"...

12.CD tersebut akan keluar otomatis; keluarkan dan tekan "Enter" untuk reboot. Komputer akan direstart
dan dalam beberapa detik, Anda akan melihat boot splash Ubuntu ...
13.Pada layar login, klik nama pengguna Anda dan masukan password Anda.
Klik "Log In" atau tekan Enter ...

14.Tampilan Desktop Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx).

Minggu, 21 April 2013

Cara Merawat Wajah Berminyak Dengan Baik

Cara Merawat Wajah Berminyak





Wajah adalah anggota tubuh yang sangat berharga. Kita harus tahu cara merawat wajah berminyak karena wajah merupakan perwakilan dari diri kita dan orang akan melihat baik atau tidak nya seseorang biasanya dilihat dari wajah. Untuk menjadi orang yang dipercaya orang atau supaya kita memiliki rasa percaya diri yang tinggi, tentu faktor wajah ini harus menjadi sorotan. Jika wajah anda terlihat bersih dan bersinar maka itu akan menambah kepercayaan diri dan kepercayaan dari orang lain. Lalu bagaimana jika wajah anda kusam atau berminyak? Tentunya akan menurunkan tingkat percaya diri anda kan?



Wajah yang berminyak jika terkena kotoran dan debu bisa menyebabkan jerawat. Oleh sebab itu perlu sekali anda mengetahui cara merawat dan membersihkan wajah berminyak. Sebelum anda tau bagaimana cara merawat kulit berminyak, anda perlu tahu terlebih dahulu faktor-faktor penyebab kulit berminyak.

a.      Pola Makan Tidak Sehat, pola makan yang buruk akan menjadi penyebab lebihnya kadar minyak, terlalu banyaknya lemak dalam tubuh yang bisa berasal dari makan-makanan yang manis dan berlemak tinggi. Caranya anda harus mengurangi memakan makanan yang mengandung lemak, seperti gorengan dan lebih banyak makan makanan yang mengandung sayuran.

b.      Faktor Hormonal, faktor ini juga bisa menjadi salah satu penyebab kulit menjadi berminyak, hormon yang tidak seimbang atau pada saat masa puber biasanya wajah memproduksi minyak berlebih.

c.       Pemilihan jenis kosmetik yang tidak tepat – Pemilihan kosmetik yang salah juga bisa meyebabkan kadar minyak di wajah menjadi meningkat, untuk hal ini sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter kulit.

d.      Faktor keturunan – Faktor ini juga menjadi faktor kulit berminyak, biasanya orang tua yang mempunyai masalah kulit berminyak, akan diwariskan juga ke anaknya.

e.      Penggunaan obat untuk KB juga bisa memicu kulit menjadi berminyak.


Lalu bagaimana cara merawat wajah berminyak ? Nah pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan cara merawata wajah berminyak. Ada cara alami dan ada cara  tidak alami

1.    Mencuci Muka Teratur

Cuci muka anda paling tidak sehari dua kali dengan sabun pencuci muka. Tentunya sabun pencuci muka yang khusus untuk menghilangkan minyak pada wajah, dan tentunya harus yang sesuai dengan kulit wajah anda. Jangan terlalu sering mencuci muka dalam satu hari, ini untuk mengurangi produksi sebum. Gunakan pembersih muka yang berbahan dasar minyak sebagai penghilang sebum. Ketika membersihkan wajah lakukan pemijatan disekitar dahi, hidung, dan dagu. Lakukan pemijatan searah jarum jam, ini akan memberikan hasil yang optimal

2.   Menggunakan Make up yang tepat

Beberapa bahan make up, seperti foundation dan bedak, juga bisa digunakan untuk mengontrol minyak pada wajah. Gunakan make up berbahan dasar mineral untuk menghindari munculnya jerawat pada muka. Bisa juga pilih jenis bedak bubuk agar mampu menyerap minyak seperti spons.

Pilihlah produk kecantikan yang dikhususkan untuk kulit berminyak. Hal ini bisa anda lihat di iklan-iklan. Namun alangkah lebih baiknya anda konsultasikan ke dokter kulit supaya penanganannya tepat. Ada produk-produk kecantikan yang kandungannya bekerja untuk menetralisir kelebihan minyak pada wajah kita.

3.  Pakai scrub atau masker

Minimal satu minggu satu kali sebaiknya anda mengolesi wajah anda dengan scrub, masker, atau peeling. Anda harus pintar memilih produk yang sesuai dengan sensitivitas kulit, atua jika ingin perawatan secara alami, gunakan bahan-bahan alami seperti buah-buahan untuk masker di wajah.

4. Gunakan Kertas Penyerap Minyak

Ketika wajah terlihat berminyak, gunakan kertas khusus penyerap minyak dengan cara menepuk-nepukkannya dengan pelan. Jangan digosok-gosok karena bisa menyebabkan iritasi dan menyebabkan make up berantakan. Untuk menghilangkan minyak dilarang menggunakan toner yang berkadar alkohol tinggi, ini bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat.

Hal- Hal yang sebaiknya dihindari

1. Menggunakan tabir surya yang berlebihan. Hal ini bisa membuat wajah semakin tampak berminyak. Jadi jika anda ingin menggunakan tabir surya pakailah secukupnya jika anda akan keluar rumah saja.
Hindari makanan pedas, karena makanan pedas bisa memacu keluarnya minyak yang sangat tinggi pada wajah.

2. Jika kulit anda berminyak, hindarilah produk-produk yang memiliki kandungan alkohol tinggi. Hal itu karena Alkohol bisa menghilangkan kadar minyak alami pada kulit yang akan memicu kelenjar minyak bekerja ganda, sehingga minyak yang dikeluarkan lebih banyak.

3. Hindarilah produk pembersih yang membuat kulit anda menjadi kering. Jika kulit kering maka lapisan kulit anda dapat menyusut. Hal ini akan menghambat minyak masuk ke pori-pori yang menyumbat dan berakibat iritasi pada kulit.


Cara Merawat Wajah Berminyak Dengan Cara Tradisional


Jika anda adalah pecinta ramuan tradisional, cara di bawah ini bisa anda jadikan salah satu alternatif. Merawat wajah berminyak dengan menggunakan ramuan herbal lebih tidak ada efek samping dan lebih aman. Selain itu lebih hemat dan cepat. Ramuannya yang akan dibahas adalah ramuan yang berasal dari daun seledri. Daun seledri yang dikenal sangat ampuh untuk mengobati darah tinggi juga bisa digunakan untuk mengurangi kadar minyak di wajah

Cara Penggunaanya :
Ambil daun Seledri secukupnya lalu diiris hingga kecil-kecil. Masukan irisan seledri tersebut kedalam panci yang berisi air yang mendidih. Cukup satu gelas air untuk dididihkan. Masak kurang lebih 5 menit. Biarkan rendaman seledri panas tersebut selama 15-20 menit lamanya atau sampai air rebusan itu menjadi dingin.
Setelah dingin lalu anda oleskan air rebusan seledri ke seluruh wajah anda. Biarkan hingga air Seledri tersebut meresap dan mengering. Setelah kering silahkan anda bisa membersihkan dengan air hingga bersih. Gunakan 2 hari 1 kali pemakaian untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Pada waktu pagi hari gunakan pembersih yang hanya berfungsi sebagai mengurangi minyak pada wajah. Bila suka menggunakan bedak, gunakan bedak yang mampu menyerap minyak seperti bedak tabur. Dalam menjaga agar kulit tetap pada kelembabanya gunakanlah lotion pelembab. Gunakan pembersih dan penyegar sari lemon pada waktu malam hari sebagai pembersih kulit dari kotoran yang menempel. Dan dapat anda tambahkan lulur wangi untuk membersihkan minyak pada saluran minyak setiap seminggu sekali.

Nah itulah cara merawat wajah berminyak dengan baik, semoga informasi ini bisa membantu anda

Crew Film & TV





Agent (Agent Model) :
Seseorang yang dipekerjakan oleh satu atau lebih talent agency atau serikat pekerja untuk mewakili keanggotaan mereka dalam berbegosiasi kontrak individual yang termasuk gaji, kondisi kerja, dan keuntungan khusus yangtidak termasuk dalam standard guilds atau kontrak serikat kerja.
Orang ini diharapkan oleh para aktor/aktris untuk mencarikan mereka pekerjaan dan membangun karir mereka
Art Departement :
Bagian artistik. Bertanggung jawab terhadap perancang set film. Seringkali bertanggung jawab untuk keseluruhan desain priduksi. Tugasnya biasanya dilaksanakan dengan kerjasama yang erat dengan sutradara dan cameraman
Asst. Director :
Seorang asisten sutradara film yang memperhatikan administrasi, hal yang penting sehingga departemen produksi selalumengetahui perkembangan terbaru proses pengambilan film. Ia bertanggung jawab akan kehadiran aktor/aktris pada saat dan tempat yang tepat, dan juga untuk melaksanakan instruksi sutradara.
Art Director :
Pengarah artistik dari sebuah produksi
Asisten Produser :
Seorang yang membantu produser dalam menjalankan tugasnya
Broadcaster :
Sebutan untuk seseorang yang bekerja dalam industri penyiaran
Best Boy :
Asisten Gaffer atau asisten Key Grip.
Boom Man :
Seorang yang mengoperasikan mikrofon boom.
Booth Man :
Operator proyektor film. Orang yang bekerja dalam ruang proyeksi.
Camera Departement :
Bertanggung jawab untuk memperoleh dan merawat semua peralatan kamera yang dibutuhkan untuk memfilmkan sebuah motion picture. Juga bertanggung jawab untuk penanganan film, pengisian film, dan berhubungan dengan laboratorium pemrosesan.
Cameraman :
- First Cameraman sering disebut sebagai Penata Fotografi (Director of Photography) atau kepala kameramen, bertanggung jawab terhadap pergerakan dan penempatan kamera dan juga pencahayaan dalam suatu adegan. Kecuali dalam unit produksi yang kecil, Penata Fotografi tidak melakukan pengoperasian kamera selama syuting yang sesungguhnya.
- Second Cameraman sering disebut sebagai asisten kameramen atau operator kamera, bertindak sesuai instruksi dari kameramen utama dan melakukan penyesuaian pada kamera atau mengoperasikan kamera selama syuting.
- First Assistant Cameramen sering disebut Kepala Asisten untuk pada operator kamera. Seringkali bertanggung jawab untuk mengatur fokus kamera (untuk kamera film)
- Second Assistant Cameraman, menjadi asisten operator kamera.

Cinematographer (Sinematografer) :

Penata Fotografi. Orang yang melaksanakan aspek teknis dari pencahayaan dan fotografi adegan. Sinematografer yang kreatif juga akan membantu sutradara dalam memilih sudut, penyusunan, dan rasa dari pencahayaan dan kamera.
Costume Designer :
Orang yang merancang dan memastikan produksi kostum secara sementara maupun permanen untuk sebuah film.
Dialogue Coach or Dialogue Director :
Orang dalam set yang bertanggung jawab membantu para aktor/aktris dalam mempelajari kalimat mereka selama pembuatan film. Mungkin juga membantu pengaturan dialog saat
Director :
Orang yang mengontrol tindakan dan dialog di depan kamera dan bertanggung jawab untuk merealisasikan apa yang dimaksud oleh naskah dan produser.
Editor :
Sebutan bagi seseorang yang berprofesi sebagai ahli pemotongan
gambar video dan audio.
Editorial Departement :
Divisi dimana semua potongan film yang telah dihasilkan digabungkan sehingga membentuk urutan yang koheren, kadang dengan bantuan asisten sutradara atau produser.
Electric Departement :
Bertanggung jawab terhadap penjagaan dan penyediaan segala alat elektrik. (misalnya: lampu, kabel, dan lain sebagainya) untuk kebutuhan film.
Engineering :
Sebutan dalam pengerjaan dan pembagian kerja dalam masalah
teknis penyiaran
Film Loader :
Pengisi Film. Anggota tim kamera kadang adalah asisten kameramen yang mengisi film yang belum diekspose ke dalam magazine dan mengeluarkan film yang telah diekspose
Floor Director :Seseorang yang bertanggungjawab membantu mengkomunikasikan
keinginan sutradara dari master control ke studio produksi
Gaffer :Pemimpin electrician yang bertanggung jawab di bawah Director of Photography mengenai pencahayaan set. berbagai bentuk dan ukuran.
Green Departement :
Bertanggungjawab untuk menyediakan pepohonan, semak, bunga, rumput, dan benda-benda hidup lainnya baik yang asli maupun buatan.
Hairdresser :
Spesialis penata rambut untuk film. Seorang hairdresser mungkin bekerja dengan penata rambut laki-laki maupun perempuan.
Hairdresser Departement :
Bertanggungjawab atas kebutuhan rambut asli maupun wig untuk para aktor dan aktris.

Key Grip :

Orang yang memimpin para pekerja grip.
Make-Up Departement :
bagian yang bertanggung jawab terhadap penampilan aktor/aktris agar sesuai dengan kebutuhan skenario pada saat syuting.
Music Departement :Bertanggungjawab dalam pengaturan atau menyediakan musik yang akan digunakan dalam film.
Producer :
Sebutan ini untuk orang yang memproduksi sebuah film tetapi bukan dalam arti membiayai atau menanamkan investasi dalam sebuah produksi. Tugas seorang produser adalah memimpin seluruh tim produksi agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan bersama, baik dalam aspek kreatif maupun manajemen produksi dengan anggaran yang telah disetujui oleh executive producer.
Production Departement :
Bagian yang menentukan batasan biaya dan menangani persiapan dan pelaksanaan atas segala keperluan dalam sebuah produksi.
Production Assistant :Bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi dilapangan selama proses produksi.

Production Manager :

Orang yang bertanggung jawab atas detail produksi dari awal sampai produksi itu selesai.
Production Unit :Terdiri dari sutradara, kru kamera, kru tata suara, bagian listrik dan semua orang yang diperlukan dalam suatu produksi.
Prop Man :Bertugas untuk memastikan bahwa properti ada ditempat yang seharusnya pada saat dibutuhkan untuk suatu produksi.
Research Departement :bagian riset yang terdiri dari orang-orang yang menilai otentisitas artikel, benda, kostum,
Script Supervisor, Script Clerk :
Bertanggungjawab untuk mencatat seluruh adegan dan pengambilan gambar yang diproduksi. termasuk semua informasi yang diperlukan seperti durasi, arah gerakan, penagrahan mimik wajah, penempatan aktor/aktris dan properti, serta gerakan fisik yang harus disesuaikan aktor/aktris dalam semua cakupan yang berurutan untuk kemungkinan pengambilan gamabr ulang. Semua informasi ini dimasukkan dalam salinan naskah milik supervisi naskah dan digunakan oleh editor ketika tahap editing.
Dalam salinan ini juga dimasukkan catatan dari sutradara untuk editor.
Still man, Photographer :Bertanggungjawab atas publiitas dan pembuatan foto set serta lokasi. Dapat juga digunakan pada kesempatan tertentu..
Transportation Departement :
Bertanggungjawab terhadap semua kendaraan yang digunakan oleh kru dan pemain selama syuting berlangsung. Dalam hal ini termasuk antar dan jemput kru atau pemain.
VTR Man :Orang yang mengoperasikan VTR (Video tape Recorder) selama proses pembuatan acara televisi
Wardrobe Departement :Bertanggungjawab atas pemilihan kostum yang akan dipergunakan untuk produksi.